✨ Powered by AI Insights المطففين

Surah Al-Mutaffifin

Surah-83 • 36 Verses • Makkiyah • “Defrauding”
Read Full Tafsir Watch Video Listen to Audio

Surat Al-Mutaffifin adalah surat ke-83 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 36 ayat. Nama surat ini diambil dari kata pertama pada ayat pertama, Al-Mutaffifin, yang berarti “orang-orang yang curang”. Meskipun sebagian besar ulama menggolongkannya sebagai surat Makkiyah, banyak pula yang berpendapat bahwa surat ini adalah Madaniyah karena turun saat Nabi Muhammad SAW baru tiba di Madinah dan mendapati kebiasaan buruk penduduk setempat dalam berdagang.

1. Ancaman bagi Orang yang Curang (Ayat 1-6)

Surat ini dibuka dengan kata “Wail” yang merupakan ancaman azab, kehinaan, atau kebinasaan bagi mereka yang curang dalam menakar dan menimbang.

  • Perilaku Curang: Mereka menuntut hak secara penuh (bahkan minta dilebihkan) saat membeli, namun sengaja mengurangi timbangan atau takaran saat menjual untuk mencari keuntungan pribadi.
  • Akar Masalah: Kecurangan ini terjadi karena mereka tidak meyakini adanya Hari Kebangkitan, di mana seluruh manusia akan berdiri menghadap Allah untuk dihisab dengan penuh keadilan.

2. Catatan Orang Durhaka dan Sijjin (Ayat 7-17)

Allah menegaskan bahwa catatan amal orang-orang yang durhaka (Al-Fujjar) tersimpan dalam Sijjin.

  • Makna Sijjin: Sijjin dipahami sebagai kitab catatan amal buruk sekaligus tempat yang sempit dan rendah di bawah bumi ketujuh.
  • Penyebab Kekafiran: Hati mereka telah tertutup oleh Raan (noda hitam), yaitu karat akibat tumpukan dosa yang mereka perbuat secara terus-menerus hingga tidak lagi mampu menerima kebenaran Al-Qur’an.
  • Hukuman: Sebagai balasan, mereka akan terhalang dari rahmat Allah dan tidak dapat melihat Tuhan mereka di akhirat, lalu dimasukkan ke neraka Jahim.

3. Kenikmatan bagi Orang Berbakti dan ‘Illiyyin (Ayat 18-28)

Sebaliknya, catatan amal orang-orang yang berbakti (Al-Abrar) tersimpan di ‘Illiyyin.

  • Makna ‘Illiyyin: Tempat yang tinggi dan mulia di langit ketujuh yang disaksikan oleh para malaikat yang didekatkan kepada Allah.
  • Balasan Surga: Mereka akan berada dalam kenikmatan besar, duduk di atas dipan-dipan indah, dan diberi minum khamar murni yang disegel dengan kasturi serta dicampur dengan mata air Tasnim.

4. Kemenangan Akhir Orang Beriman (Ayat 29-36)

Bagian akhir surat ini menggambarkan perbandingan sikap antara orang berdosa dan orang beriman:

  • Di Dunia: Orang-orang berdosa sering menertawakan, mengejek dengan kedipan mata, dan merendahkan orang beriman sebagai orang yang sesat.
  • Di Akhirat: Keadaan berbalik; orang-orang berimanlah yang akan menertawakan orang kafir sambil memandang azab yang menimpa mereka dari atas dipan surga.

Pesan Moral: Surat ini mengajarkan kejujuran dalam segala aspek kehidupan, bukan hanya dalam perdagangan, tetapi juga dalam memenuhi hak orang lain dan beribadah kepada Allah.

Struktur Surat Al-Mutaffifin

Peta konsep ini menunjukkan pembagian tema utama dalam Surat.

Mindmap Surat Al-Mutaffifin
Infografis Detail

Deep Dive Presentation Al-Mutaffifin

Gulir ke bawah pada tampilan di bawah untuk membaca presentasi lengkap mengenai Surat Al-Mutaffifin.

1 / 10

Berdasarkan etimologi bahasa Arab kata Al-Muthaffifȋn berasal dari kata Ath-Thafȋf yang berarti

Kuis Selesai!

Skor Anda:

0 / 10