النازعات
An-Naziat
Those who drag forth | 46 Ayat | Juz 30
1
وَٱلنَّـٰزِعَـٰتِ غَرْقًا
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang kafir) dengan keras,
2
وَٱلنَّـٰشِطَـٰتِ نَشْطًا
demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang mukmin) dengan lemah lembut,
3
وَٱلسَّـٰبِحَـٰتِ سَبْحًا
demi (malaikat) yang cepat (menunaikan tugasnya) dengan mudah,
4
فَٱلسَّـٰبِقَـٰتِ سَبْقًا
(malaikat) yang bergegas (melaksanakan perintah Allah) dengan cepat,
5
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًا
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia),[^744]
6
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ
(kamu benar-benar akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncang (alam semesta).
7
تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ
(Tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
8
قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ
Hati manusia pada hari itu merasa sangat takut;
9
أَبْصَـٰرُهَا خَـٰشِعَةٌ
pandangannya tertunduk.
10
يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِ
Mereka (di dunia) berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan pada kehidupan yang semula?[^745]
11
أَءِذَا كُنَّا عِظَـٰمًا نَّخِرَةً
Apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur, apakah kita (akan dibangkitkan juga)?”
12
قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ
Mereka berkata, “Kalau demikian, itu suatu pengembalian yang merugikan.”
13
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ
(Jangan dianggap sulit,) pengembalian itu (dilakukan) hanyalah dengan sekali tiupan.
14
فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ
Seketika itu, mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
15
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
Sudah sampaikah kepadamu (Nabi Muhammad) kisah Musa?
16
إِذْ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًى
(Ingatlah) ketika Tuhannya menyeru dia (Musa) di lembah suci, yaitu Lembah Tuwa,
17
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ
“Pergilah engkau kepada Fir‘aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas.
18
فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ
Lalu, katakanlah (kepada Fir‘aun), ‘Adakah keinginanmu untuk menyucikan diri (dari kesesatan)
19
وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
dan aku akan menunjukimu ke (jalan) Tuhanmu agar engkau takut (kepada-Nya)?’”
20
فَأَرَىٰهُ ٱلْـَٔايَةَ ٱلْكُبْرَىٰ
Lalu, dia (Musa) memperlihatkan mukjizat yang besar kepadanya.
21
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
Akan tetapi, dia (Fir‘aun) mendustakan (kerasulan) dan mendurhakai (Allah).
22
ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ
Kemudian, dia berpaling seraya berusaha (menantang Musa).
23
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
Maka, dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya), lalu berseru (memanggil kaumnya).
24
فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلْأَعْلَىٰ
Dia berkata, “Akulah Tuhanmu yang paling tinggi.”
25
فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلْـَٔاخِرَةِ وَٱلْأُولَىٰٓ
Maka, Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan (siksaan) di dunia.
26
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَن يَخْشَىٰٓ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).
27
ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَا
Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?
28
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّىٰهَا
Dia telah meninggikan bangunannya, lalu menyempurnakannya.
29
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَىٰهَا
Dia menjadikan malamnya (gelap gulita) dan menjadikan siangnya (terang benderang).
30
وَٱلْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ
Setelah itu, bumi Dia hamparkan (untuk dihuni).
31
أَخْرَجَ مِنْهَا مَآءَهَا وَمَرْعَىٰهَا
Darinya (bumi) Dia mengeluarkan air dan (menyediakan) tempat penggembalaan.
32
وَٱلْجِبَالَ أَرْسَىٰهَا
Gunung-gunung Dia pancangkan dengan kukuh.
33
مَتَـٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَـٰمِكُمْ
(Semua itu disediakan) untuk kesenanganmu dan hewan ternakmu.
34
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ
Maka, apabila malapetaka terbesar (hari Kiamat) telah datang,
35
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَـٰنُ مَا سَعَىٰ
pada hari (itu) manusia teringat apa yang telah dikerjakannya
36
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ
dan (neraka) Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang yang melihat(-nya).
37
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
Adapun orang yang melampaui batas
38
وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
39
فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
sesungguhnya (neraka) Jahimlah tempat tinggal(-nya).
40
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ
Adapun orang-orang yang takut pada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
41
فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
sesungguhnya surgalah tempat tinggal(-nya).
42
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا
Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”
43
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآ
Untuk apa engkau perlu menyebutkan (waktu)-nya?
44
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ
Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahan (ketentuan waktu)-nya.
45
إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَىٰهَا
Engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan kepada siapa yang takut padanya (hari Kiamat).
46
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَىٰهَا
Pada hari ketika melihatnya (hari Kiamat itu), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar) tinggal (di dunia) pada waktu petang atau pagi.