Surah An-Naba
Read Full Tafsir Watch Video Listen to AudioRingkasan Surat An-Naba (Berita Besar)
Surat An-Naba adalah surat ke-78 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 40 ayat dan menandai awal dari Juz 30,. Nama “An-Naba” berarti “Berita Besar”, yang merujuk pada berita mengenai Hari Kebangkitan atau Kiamat.
1. Pertanyaan Mengenai Hari Kebangkitan (Ayat 1-5)
Surat ini dimulai dengan mencela kaum musyrik Mekah yang saling bertanya-tanya dan berselisih mengenai kebenaran hari kiamat serta kerasulan Nabi Muhammad. Allah menegaskan bahwa mereka kelak akan mengetahui kebenaran berita besar tersebut saat menyaksikannya sendiri secara nyata.
2. Bukti Kekuasaan Allah di Alam Semesta (Ayat 6-16)
Untuk membuktikan bahwa kebangkitan adalah hal yang mudah bagi-Nya, Allah memaparkan sembilan tanda kekuasaan-Nya yang dapat disaksikan manusia:
- Bumi: Dijadikan sebagai hamparan yang mudah didiami.
- Gunung-gunung: Sebagai pasak untuk mengokohkan bumi agar tidak bergoyang.
- Penciptaan Manusia: Diciptakan berpasang-pasangan untuk kelangsungan jenisnya dan rasa kasih sayang.
- Tidur dan Malam: Tidur dijadikan sebagai sarana istirahat, sementara malam berfungsi seperti “pakaian” yang menutupi dan melindungi.
- Siang: Dijadikan waktu untuk bekerja dan mencari penghidupan.
- Langit: Pembangunan tujuh langit yang kokoh (yang dapat diartikan sebagai lapisan atmosfer atau dimensi ruang-waktu).
- Matahari: Sebagai pelita yang terang benderang dan sumber energi.
- Hujan dan Tumbuhan: Allah menurunkan air hujan untuk menumbuhkan biji-bijian, tanam-tanaman, serta kebun yang rindang.
3. Peristiwa Hari Keputusan (Ayat 17-20)
Hari kiamat disebut sebagai “Yaum al-Fashl” (Hari Keputusan) yang waktunya telah ditetapkan. Pada hari itu, sangkakala ditiup dan manusia datang berbondong-bondong, langit terbelah, serta gunung-gunung dihancurkan hingga tampak seperti fatamorgana.
4. Balasan Bagi Orang yang Melampaui Batas (Ayat 21-30)
Neraka Jahanam menjadi tempat bagi orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah. Mereka akan tinggal di sana dalam waktu yang sangat lama, tidak merasakan kesejukan, dan hanya diberikan minuman berupa air mendidih serta nanah sebagai balasan yang setimpal atas dosa-dosa mereka. Segala amal perbuatan mereka telah dicatat dengan teliti oleh Allah.
5. Balasan Bagi Orang Bertakwa (Ayat 31-36)
Sebaliknya, orang-orang yang bertakwa akan memperoleh kemenangan berupa surga yang penuh nikmat. Di dalamnya terdapat kebun-kebun, buah anggur, bidadari yang sebaya, dan hidangan minuman yang melimpah. Di surga, tidak ada lagi perkataan yang sia-sia maupun dusta.
6. Penyesalan Orang Kafir (Ayat 37-40)
Surat ini ditutup dengan penegasan kekuasaan Allah sebagai Tuhan semesta alam yang Maha Pengasih. Pada hari itu, setiap manusia akan melihat hasil perbuatan tangannya sendiri, dan orang kafir akan berkata dengan penuh penyesalan, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah,” karena dahsyatnya azab yang dihadapi.
Struktur Surat An-Naba
Peta konsep ini menunjukkan pembagian tema utama dalam Surat.
Deep Dive Presentation An-Naba
Gulir ke bawah pada tampilan di bawah untuk membaca presentasi lengkap mengenai Surat An-Naba.
Kuis Selesai!
Skor Anda: